Perekonomian Masyarakat Lubuk Pakam Di Tahun 2019

Perekonomian Masyarakat Lubuk Pakam Di Tahun 2019

Provinsi Sumatera Utara yang beribu kota di Medan merupakan salah satu kota yang besar di Indonesia. Pembangunan di Kota Medan juga dinilai pesat karena banyak proyek-proyek berskala nasional. Beberapa proyek tersebut sudah selesai dan bisa digunakan oleh masyarakat. Semua itu merupakan salah satu ciri kota yang sudah maju. Lalu bagaimana dengan kota Lubuk Pakam yang merupakan kota kabupaten yang ada di Medan? Apakah Perekonomiannya ikut terangkat dan maju seiring dengan majunya kota Medan atau masih jauh tertinggal dari kota-kota lain di Sumatera Utara?

Bagaimana Keadaan Perekonomian Lubuk Pakam?

Sebagian besar masyarakat Lubuk Pakam bekerja sebagai petani. Pemerintah sudah melakukan beberapa upaya untuk memajukan kota ini supaya setara dengan kota besar lainnya. Salah satunya adalah dengan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah. Untuk menjaga stabilitas harga, juga diberlakukan kegiatan ekonomi berbasis syariah. Di samping itu, program pengembangan perekonomian masyarakat juga dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang merupakan binaan dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang juga menjadi objek binaan. Bahkan untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah menggandeng kalangan akademisi sebagai pendamping. Hal tersebut untuk memberikan bimbingan secara langsung di lapangan supaya kerja sama antar elemen masyarakat lebih maksimal.

Pemerintah membangun Bandara Kuala Namu yang menjadi titik balik kemajuan perekonomian. Dahulu semua penerbangan hanya ada di Polonia. Sejak saat itu, perekonomian sudah maju pesat. Berdiri bangunan-bangunan tinggi dan masyarakat banyak yang beralih profesi dari petani menjadi berdagang. Hal itu ditandai dengan banyaknya ruko-ruko. Bukan hanya itu, kargo ekspedisi dan perkantoran juga berdiri di sini.

Dari sisi penjualan hasil pertanian atau perkebunan, Lubuk Pakam tidak bisa terlalu berharap karena daya beli masyarakat lokal masih kecil. Kalaupun melakukan export juga tidak bisa berimbas besar terhadap perekonomian mengingat perekonomian dunia sendiri juga tidak menentu. Ditambah nilai inflasi yang cenderung tinggi yang membuat nilai jual juga semakin kecil.

Yang bisa dilakukan adalah mendorong masyarakat lokal untuk menggunakan produk pertanian masyarakat guna mendorong perekonomian. Pembangunan infrastruktur seperti bandara, ruko, dan lainnya bisa dirasakan hasilnya setelah beberapa tahun kemudian. Maka dari itulah mendorong sektor perekonomian dari sisi hasil bumi menjadi pilihan utama.

Pemerintah harus membekali masyarakat terutama kaum muda untuk mempunyai keahlian lain selain bertani dan berkebun supaya siap dengan perubahan yang ada. Dengan kemampuan tersebut, masyarakat bisa tetap bersaing dengan masyarakat pendatang. Dengan demikian perekonomian masyarakat Lubuk Pakam juga bisa maju dan tidak tertinggal dengan kota lainnya di Indonesia. Kemudian, pemerintah harus memberikan penyuluhan untuk menggunakan produk lokal agar sektor pertanian dan industri lokal juga maju. Demikianlah artikel yang berhasil bineragawan.com rangkum dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *