Kenal Lebih Dekat, Letak Geografis Kecamatan Lubuk Pakam!

Letak Geografis Lubuk Pakam

Bineragawan.com – Lubuk Pakam merupakan salah satu nama sebuah daerah kecamatan di Kabupaten Deli Serdang. Daerah ini sendiri terletak di dekat jalan utama, dan telah menjadi kota dengan suatu proyek yang luar biasa sibuk. Proyek tersebut dikembangkan dengan istilah Membidang (Medan Binjai dan Deli serdang). Sebagai salah satu kota terbesar di Sumatra Utara kota ini masih dapat menjadi lebih besar dengan mengembangkan sentra ekonomi maupun sentra bisnis. Hal ini tidak lepas dari sumber daya alam yang mudah Anda peroleh di daerah ini serta adanya bandara Namu yang menjadikan transportasi udara sebagai basis pengembangan. sehingga memiliki peluang investasi dengan persentase keberhasilan yang tinggi.

Perkembangan Kota Lubuk Pakam

Selain dikenal memiliki SDA yang mumpuni, Lubuk Pakam juga memiliki kekayaan budaya yang patut dipubikasikan. Salah satunya semarak suku di daerah ini, mulai dari suku asli adalah suku melayu, suku karo, dan suku simalungun. Hingga beberapa data suku lainnya seperti suku batak, Banjar, Minang, dan suku Jawa. Di masa lalu wilayah ini sering dikenal sebagai Kabupaten Serdang dan Delli, dan pusat pemerintahan berpusat di Medan. Wilayahnya ini terbagi dalam dua bentuk pemerintahan, yakni kesultanan Serdang dengan kota Perbaungan sebagai pusat pemerintahannya. Kemudian kesultanan Delli dengan kota Medan sebagai pusat pemerintahannya.

Letak Geografis Lubuk Pakam
Letak Geografis Lubuk Pakam

Dalam masanya Lubuk Pakam telah mengalami banyak sekali adegan sejarah yang mendasari sejarah berdirinya daerah ini. kurang lebih terdapat 9 kali masa transisi yang dilalui untuk membentuk satu daerah perkembangan di daerah Sumatra Utara ini. Perubahan-perubahan tersebut berakhir di tahun 2004, baik dalam segi administrasi pemerintah maupun letak daerah secara geografis.

Setelah melewati pengembangan daerah, di tahun 2014 tersebut luas wilayah kota terbesar di Sumatera Utara ini menjadi 2.394,62 km2 yang tersusun dari 22 kecamatan dan 403 desa/kelurahan, dengan hamparan lahannya menempati 3,34% dari luas keseluruhan Provinsi tersebut. Namun total wilayah akhir tersebut cukup berkurang dibandingkan dengan luas wilayah di tahun 1980 yang mencapai 4.397,94 km2. Hal tersebut dikarenakan beberapa daerah yang bersinggungan dengan perbatasan meminta perluasan wilayahnya masing-masing, seperti kota Medan, Binjai dan Tebing Tinggi.

Dulunya bahkan terjadi perubahan pusat pemerintahan di tahun 1980. Pemerintahan daerah yang dulunya berpusat di kota Medan dan merupakan daerah Deli Sedang, dipindahkan ke kota Lubuk Pakam yang terletak di jalan lintas Sumatera. Persentase kependudukan di kota ini sangat bervariasi, namun yang paling mendominasi yakni masyarakat dari suku melayu 49,5 % dan suku Karo dengan persentase 35,5 %. Terkenal sebagai kota yang terus berkembang, daerah ini juga kaya akan destinasi wisata alam yang sangat layak untuk dikunjungi. Antara lain pantai labu, sumber air panas negeri suah, air terjun dua warna, pulau siba, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *